Orgasme alias klimaks bisa disambut sebagai puncak kenikmatan seks. Sayangnya, sebuah studio yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior tahun 2011 melaporkan 80% wanita lebih memilih untuk pura-pura orgasme.

Meski lebih banyak dari yang diperkirakan terjadi pada wanita, tidak bisa dihindari yang bisa dilakukan oleh pria. Ya, ternyata pria juga sering memalsukan orgasme kompilasi berhubungan seks. Lantas apa alasannya?

Penyebab selama pura-pura orgasme

Sampai jumpa, mungkin wanita yang dikenal lebih sering pura-pura orgasme. Jurnal Penelitian Seksual dan Terapi Hubungan. Penelitian ini menemukan bahwa sekitar 50 persen dari 458 pria mengaku telah berpura-pura orgasme lebih dari sekali dalam kurun waktu 4 bulan terakhir.

Jika Anda dalam kesulitan, Anda seharusnya tidak stres, tetapi Anda seharusnya tidak dapat melakukan apa pun. Jika Anda mengalami orgasme, Anda harus dapat menikmati orgasme Anda, atau:

1. Demi menyenangkan pasangan

posisi seks untuk penis besar

Memag pura-pura orgasme seperti sedang membohongi pasangan. Hal ini dibahas oleh dr. Abraham Morgentaler, FACS, adalah spesialis urologi di Harvard Medical School. Menurutnya, alasan pria pura-pura orgasme sebenarnya tidak jauh berbeda dengan wanita.

Intinya, pria ingin menyenangkan pasangan dan buktikan kinerja mereka di ranjang. Pernyataan ini diterbitkan oleh John Romaniello yang merupakan penulis buku sekaligus pakar kebugaran, pria itu hanya ingin membuat pasangannya puas setelah bercinta.

2. Kelamaan meninggu klimaks

singkirkan seks

Waktu dan kemampuan setiap orang, khusus pria, dalam mencapai orgasme tentu berbeda. Ada yang bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit sejak mulai penetrasi, bahkan tidak sedikit yang membutuhkan waktu yang lama baru bisa mencapai orgasme.

Nah, waktu orgasme yang dirasa terlalu lama inilah yang kadang menjadi salah satu alasan pria pura-pura telah mencapai orgasme, padahal belum.

Rata-rata, data yang menunjukkan butuh pria butuh tujuh menit dari penetrasi hingga klimaks. Jika seorang pria suka lama terangsang tapi tak kunjung sampai klimaks, ia mungkin memilih untuk pura-pura orgasme.

3. Menyembunyikan ejakulasi dini

kami berhubungan seks

Kebalikan dari waktu orgasme yang terlalu lama, dalam beberapa kasus, orgasme palsu yang dilakukan pria untuk mengatasi ejakulasi dini. Hal ini dipaparkan oleh dr. Craig Niederberger, FACS seorang kepala departemen urologi dari University of Illinois Chicago.

Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi lebih cepat di luar keinginan, atau dalam kata lain tubuh manusia tidak mampu mengendalikan ejakulasinya sendiri. Ya, hal ini mungkin saja dilakukan demi kenikmatan seks pria dan kamu sebagai pasangannya agar semakin meningkat.

4. Agar terlihat hebat di mata pasangan

jenis kelamin hari libur

Jika Anda ingin melakukan ini, ubah cara Anda melakukannya, sehingga Anda dapat melakukannya segera. Hal inilah yang membuat lebih banyak pria yang mengatasi masalah seksual, seperti ejakulasi dini atau sulit mencapai orgasme yang asli, lebih memilih untuk pura-pura sudah mencapai puncak kenikmatan seksnya.

Bukan tanpa alasan, pria mungkin tidak ingin diremehkan oleh pasangan, atau lebih mudah untuk pura-pura orgasme dibandingkan harus menjelaskan tentang pasangan apa yang sebenarnya diterima.

Orang seperti apa yang Anda miliki?

Sesekali pura-pura orgasme mungkin bukan perkara besar. Namun, jika sudah terlalu sering Anda lakukan, tidak ada salahnya untuk membahas kondisi ini pada dokter. Dan Anda harus berhubungan seks dengan Anda dan berhubungan seks dengan Anda untuk waktu yang lama.

Pilihan lainnya jatuh pada terapis seks. Pasalnya, terkadang orgasme palsu yang berhasil diselesaikan dengan masalah emosional yang dipendam sendiri dan sulit untuk dilakukan. Maka itu, peran dari terapis seks mungkin dapat membantu mengatasi masalah seksual yang Anda alami.

Posting Mengapa Ada Pria yang Pura-pura Orgasme Saat Bercinta? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here